|
Halaman 1 dari 3
Indonesia Berpeluang Meningkatkan Pangsa Pasar Kopi di Eropa
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Dr. Massimiliano Fabian, Ketua
SCAE (Specialty Coffee Association in Europe) dan Dr. Vencenzo Sandalj,
Presiden Associazione Caffè Trieste Italia pada acara pertemuan dengan
pengurus dan anggota AEKI pusat di Jakarta. Pertemuan bisnis antara beberapa pengusaha kopi Italia
dan pengurus dan anggota AEKI ini juga dihadiri oleh Menteri
Perdagangan Mari E. Pangestu, sedangkan Menteri Pertanian diwakili oleh
Dirjen P2HP.
Dalam perbincangan secara informal dengan pengusaha kopi Italia
tersebut, Menteri Perdagangan menyambut baik kedatangan pengusaha kopi
Italia ini dan juga pertemuan semacam ini karena dengan melihat
langsung perkopian Indonesia maka pengusaha kopi Italia dapat
mengetahui potensi dan kemampuan Indonesia dalam menyediakan kopi
dunia. Menteri mengharapkan kunjungan ini akan memberikan daya dorong
bertambahnya sharing pasar kopi Indonesia untuk kawasan Italia dan
Negara sekitarnya. Selanjutnya Menteri juga mendukung agar AEKI ikut
berperan aktif pada pameran kopi Espresso
yang akan datang dan juga mendukung pastisipasi AEKI pada pameran
tunggal Indonesia di Trieste
yang mengedepankan thema “buah tropis dan minuman Indonesia”.
Seperti diketahui bahwa kunjungan pengusaha kopi Italia ini
merupakan program yang dirancang KBRI Roma bidang Pertanian dengan
Asosiasi Kopi Trieste dan SCAE. Sebelum ke Jakarta ronbongan berkunjung
ke Palembang dan bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili
oleh Sekretaris daerah da serta mengadakan pertemuan bisnis dengan AEKI
Sumatera Selatan serta melakukan uji rasa beberapa kopi produksi
Sumatera Selatan. Dari hasil uji rasa terhadap 4 sampel kopi dari
daerah produksi yang berbeda, menurut mereka kopi Semendo memberikan
cita rasa terbaik daripada kopi dari daerah lainnya.
Setelah berkunjung ke Jakarta, rombongan
pengusaha kopi Italia ini juga mengunjungi pelabuhan dan pergudangan
kopi di Surabaya. Di daerah ini rombongan menyaksikan proses bongkar
muat di pelabuhan Tanjung Perak dan juga mengunjungi gudang penyimpanan
kopi milik PTPNXII. Rombongan menyatakan kesan positifnya terhadap
kualitas kopi yang siap di ekspor oleh PTPN XII. Malam harinya
rombongan juga mengadakan pertemuan dengan pengurus dan anggota AEKI
Cabang Jatim yang dipimpin langsung oleh ketuanya Bapak Yahmadi.
Rombongan menuju Bali dan melihat kebun
kopi arabika di daerah Bangli, Kintamani. Di daerah ini rombongan juga
melakukan uji rasa kopi antara yang di fermentasi selama 12 jam dan 36
jam. Menurut mereka cita rasa kopi yang dihasilkan dari proses
fermentasi selama 12 jam memiliki rasa yang lebih baik dan cocok untuk
selera orang Eropa, sementara cita rasa kopi dari kopi yang
difermentasi selama 36 jam lebih cocok untuk selera orang Amerika,
Jepang dan Australia.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bali mengatakan bahwa peluang
ekspor ini memotivasi para petani kopi arabika untuk meningkatkan
produksinya. Kopi Arabika yang diproduksi di Kintamani memiliki rasa
khas kopi kintamani beraroma jeruk. Hal ini dikarenakan budidaya
tanaman kopi di daerah kintamani diselingi oleh tanaman jeruk.
Dilaporkan bahwa tahun 2006, luas areal kopi arabika di Bali seluas
7.511 ha. Areal ini menciut selama lima tahun terakhir. Pada tahun 2002,
luas lahan kopi arabika didaerah itu seluas 9.460 hektar. Produksi
tahun lalu sebanyak 2.679,058 ton sedangkan tahun ini siperkirakan
sebasar 2.067 ton.
Dalam acara perpisahan di pelataran lobby hotel Asthon Resort Bali
tempat rombongan menginap, Atase Pertanian KBRI Roma menyatakan bahwa
kunjungan ini akan dinilai berhasil jika ada follow up positif dari
hasil pembicaraan rombongan ini dengan pihak terkait Indonesia, baik
dari aspek bisnis, maupun aspek perbaikan kualitas kopi Indonesia dan
juga segi penelitian terkait tanaman kopi. Selanjutnya Attani KBRI Roma
juga mengharapkan dukungan Asosiasi Kopi Trieste dan SCAE pada pameran
tunggal Indonesia di Trieste dan juga program
pertemuan bisnis kopi antara Indonesia dengan Italia saat pameran kopi
espresso.
Dkutip dari Portal Pertanian Indonesia
| Lihat: 809
1. OK Ditulis oleh
Alamat email ini diproteksi dari spam, anda perlu mengaktifkan Javascript untuk bisa melihat
, pada 11-07-2009 08:28 welcome to wow power leveling and wow gold wow power leveling |
2. yoyohh Ditulis oleh
Alamat email ini diproteksi dari spam, anda perlu mengaktifkan Javascript untuk bisa melihat
, pada 23-09-2009 10:11 When this happens, you will be notified wow power leveling when you log in to your Admin Panel with a short wow gold note aion gold at the top of your screen. If you ignore it, it will keep nagging you until you upgrade your installation. It’s very aion power leveling quick to update Wordpress automatically, and it’s important you upgrade cheap wow power leveling when it tells you to, so that you can be sure that your installation is secure buy wow power leveling and up to date. |
|